Wednesday, 2 November 2011

A Letter To My Destiny

Di tengah siang bolong, setelah kekenyangan makan "salad mixed with vegetables and nut sauce" alias gado-gado. Aku mulai berkhayal lagi.. mengkhayalkan sosok pangeran (jaman dulu kali "pangeran") dan spontan kutuliskan surat untuknya (ahaiii surat cinta,,bukan tapi surat khayalan ..#huekss) Ini dia suratnya!


Dear, Anonymous (yang belum kuketahui siapa dirimu)

Hai, seseorang yang belum pasti aku bertemu.. seseorang yang yang selalu berada di imajinasiku setiap hari.. Bayangan semu tentang sosokmu kunantikan hadir dalam kehidupanku. Kuharap, kini kau pun merasa hal yang sama.. Di sana, kau masih bergelut dengan kesibukan dan kuliahmu.. Belajar dengan tekun dan tidak berani berbuat macam-macam.. sesekali kau menginginkan sepercik cinta, berharap suatu saat dapat bertemu dengan aku! (AKU??? maksudnya apa nih,,# lanjut baca aja deh!!jangan pake tanya) karakter ciptaan Tuhan yang digariskan untuk berdampingan denganmu sampai akhir hayat nanti.(jangan lebai pliis**)

Kuharap ketika nanti suatu hari kita bertemu, Tuhan mengisyaratkan aku "sesuatu", Tanda bahwa kau adalah jodohku. Tak butuh permintaan yang terlalu banyak, karena kuyakin sejatinya diri ini haus akan kesempurnaan. Tapi, tidak ada satupun makhluk yang sempurna, kesempurnaan hanyalah milik-Nya. Sehingga aku akan berusaha menerima kekuranganmu dan juga kelebihanmu. Aku akan setia, jika kejujuranmu tidak terbang bersama egomu. Dan aku akan selalu berada disampingmu, memberi semangat dan mendukung ide-ide berlian yang kau miliki. Membangun istana cinta diatas jembatan antara hatimu dan hatiku.

Wahai, pangeran Cerdas.. yang baik dan soleh.. Rajin beribadah dan taat kepada kedua orangtua, dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk, baik hati dan tidak banyak omong, humoris dan juga setia, jujur, dapat dipercaya dan bertanggung jawab...dan pasti dapat kuandalkan.. Aku telah lama menunggumu, menanti kehadiran sosokmu. Kapan aku akan bertemu denganmu??? Adakah disana kau merasa hal yang sama seperti yang kurasakan?? Kuharap kitapun segera bertemu.. (hua.hua.hua) Amiin amiin amiiin.


Sincerely, your destiny

Surat ini akan tertiup angin, terbang bersama petal-petal dandelion.. menuju ke arahmu dan memberitahumu "wahai pangeranku" Surat ini tidak tampak oleh penglihatanmu.. tapi Ia dengan jelas akan membisikkannya padamu, sehingga kaupun tak perlu khawatir dengan kesendirianmu itu! Tampaknya sebentar lagi atau beberapa tahun lagi aku akan bertemu denganmu :D Keep fighting My Dearest Anonymous!! I'll wait the moment when we will meet each other....

4 comments:

  1. Wah...semoga suratnya bisa terbaca dan terdengar sm pangerannya :)
    amin.

    ReplyDelete
  2. Uchank: terima kasih udah mampir :) amiin amiin..

    ReplyDelete
  3. saya juga pernah berpikiran untuk menuliskan surat bagi "pangeran" yang nanti menemani saya sampai nanti. tapi ga pernah saya realisasikan. hehehe..
    surat yg romantis, semoga nanti sang Pangeran membacanya ya :)

    ReplyDelete
  4. Kak Irma : Waah kak Irma berkunjung ke gubug saya :) Ayoo kak direalisasikan.. supaya pangeran kak irma membacanya..
    Amiiin ^_^

    ReplyDelete

Jangan diem aja, komen juga dongg :D