Sunday, 4 December 2011

Hal-Hal Penyebab Galau

         Pagi yang cerah.. setelah hampir selama seminggu hujan setiap harinya. Burung berkicau, matahari bersinar dengan hangatnya, Kamarku bersih dan wangi.. ah bangganya, tugasku numpuk.. ah malasnya.. perutku lapar.. ah siapa tanya?? Pokoknya jadi nggak pengen ngapa-ngapain kalo udah hari minggu.. untungnya kemaren dah bersih-bersih besar-besaran (B4) jadi hari ini harus ngerjakan tugas. Tapi gimana dong? Males banget nih! Apa yang harus kulakukan saat kemalasan melanda seperti ini? Aku harus bagaimanaaa? Bagaimanaaa?? (sambil teriak ni ngomongnya). 
        Asli galau nih (nah kan galau lagi kata yang dipake) Emang galau tuh apaan sih? gak ngerti dah bahasa apa yak?? Menurut bahasa, galau itu mendekati kata "kalau", hanya saja yang membedakannya hanyalah huruf diawal kata yang semestinya k diganti g. Dan ternyata antara kalau dan galau itu sama sekali nggak ada hubungannya! Menurut istilah, galau itu emang lagi ngetrend.. mangkanya segala sesuatu bisa aja diistilahkan "galau". Nggak tau deh kenapa dikit-dikit orang pasang status di facebook atau twitter selalu mengistilahkan segala sesuatu dengan kegalauan. Padahal mereka sendiri pun nggak tau galau itu artinya apaan. Sama halnya denganku yang ngikut-ngikut pake kata galau, yang penting ngeksis men.. sok-sokan gitu akrab dengan kegalauan, seperti anak muda pada umumnya yang sangat bangga dengan kegalauannya! (hey, galau kok bangga?) Kalian tau nggak sih artinya galau? Kalian nggak perlu mempertanyakan apa itu arti galau, sebab aku yakin kalian pasti tau lah.. kalian pasti tau, ah masak si nggak tau! (ok, anggap saja kita semua tau apa itu galau). Seperti kata pepatah "Tak ada gading yang tak retak! Tak ada manusia yang tak lepas dari kegalauan!". Yaa sekalipun manusia yang berstatus single dan jomblo yang katanya bebas dari penggalauan sekalipun. 

         Kebanyakan orang mengindikasikan bahwa galau adalah gejala dari patah hati atau putus cinta, cinta yang tak terbalas, cinta yang terlarang dan segala permasalahan tentang cinta. Dan aku lagi nggak pengen ngebahas tentang cinta-cintaan, males dah ngebahas yang beginian.. galau dah masalah begini (loh? galau lagii) jadi jangan pernah bawa-bawa cinta dan menghubungkannya dengan galau.. sumpah nggak ngerti! Terus selain masalah cinta diatas, apa aja dong yang menyebabkan penggalauan? Ok.. kita bakal ngebahas ini menurut versi orang yang lagi galau (jangan pertanyakan siapa yang lagi galau) langsung disimak aja: 

1. Gak tau harus gimana 
    Kenapa gak tau harus gimana? alias bingung mau ngapain juga bisa menyebabkan galau. Contohnya nih ya.. Ketika malam minggu telah tiba, seorang jomblo bingung harus berbuat apa sementara gak ada yang bisa dia lakukan lagi karena well lagi nggak punya duit buat beli bensin, nggak punya keberanian buat nyatakan cinta kepada pujaan hati, dan mirisnya lagi mati lampu seharian. Tapi situasi ini berbeda jika kasusnya dialami seorang single (kayak aku) Apa aja bisa jadi menyenangkan walau gelap gulita, gak punya pasangan dan gak punya uang, seenggaknya masih punya banyak teman.. dibawa happy lah semuanya. Nah itulah perbedaan antara jomblo dengan single, single itu prinsip.. jomblo itu nasib. Single nggak butuh pacar tapi pasangan hidup, kalo jomblo haus akan kasih sayang seorang pacar dan sangat terobsesi untuk memiliki pacar.Dan gak ngebahas orang yang punya pacar, sumpah bukan urusan kita kan ya... 

2. Gak punya duit 
     Sudah jelas, kalo nggak punya duit, jadi nggak tau harus gimana. Intinya kembali ke poin 1. Gak perlu contoh kayaknya untuk masalah ini. Yah kita sering lah menghadapi persoalan yang seperti ini. Jalan keluar yang teraman adalah bersabar menunggu kiriman datang. 

3. Gak punya keahlian dan keberanian 
    Emang bener, nggak ada manusia yang gak punya minimal 1 bakat atau keahlian. Emang bener juga nggak ada manusia yang mampu dalam berbagai hal atau menguasai seluruh bakat di berbagai bidang. Tapi faktanya, ketika seseorang dituntut untuk menguasai suatu keahlian dan tidak juga memiliki keberanian.. maka ujung-ujungnya galau lagii. Sebab ia nggak tau harus bagaimana mengatasi ketidakbisaannya dan menumbuhkan keberaniannya. Sama halnya dengan keberanian menghadapi dosen yang terkenal killer, atau tidak berani mengungkapkan cinta (keceplosan, kenapa cinta lagii.. emang dah galau dan cinta ternyata saling berhubungan) 

4. Gak kelar ngerjakan tugas 
    Nah ini nih, saat banyak tugas numpuk dan ternyata deadline pengumpulan keseluruhan tugas-tugas tersebut adalah tinggal sehari lagi. Seorang mahasiswa yang sudah tidak dapat mengerjakan lagi pekerjaannya karena nggak tau jawabannya akan merasakan GAS (galau abis seharian). Tidak tau harus berbuat apa, selain menunggu jawaban dari teman lain yang telah selesai mengerjakan. Tapi urusannya lain kalo tugasnya tugas individu! Apalagi berurusan ama yang namanya skripsi.. sumpah bingung setengah mati (padahal belum nyusun skripsi) 

5. Segala sesuatu! 
    Segala sesuatu bisa menyebabkan galau! Nggak percaya? Ok.. segala sesuatu yang kamu inginkan apabila tidak kamu dapatkan akan menjadikanmu sebagai makhluk galau yang paling ngenes dan patut dikasihani. Segala sesuatu yang kamu perlukan apabila tidak kamu dapatkan dan tidak dapat memenuhi kebutuhanmu, akan menjadikanmu sebagai makhluk galau yang tidak berguna dan jauh dari keberuntungan. Segala sesuatu yang tidak dapat kamu kerjakan dan membuatmu berpikir bahwa tidak ada pekerjaan yang dapat dilakukan lagi di dunia ini, akan menjadikanmu sebagai makhluk galau yang nekat minum baygon. 

Nah, itulah beberapa hal yang menyebabkan galau, maka waspadalah dengan penyakit galau ini. Ia dapat menyerang kapan saja dan dimana saja.. seperti jelangkung yang datang tak dijemput pulang tak diantar, ia bisa datang tiba-tiba dan pergi juga tiba-tiba. Resep ampuh untuk mengatasi kegalauan adalah mendekatkan diri pada Tuhan (Allah), Serahkanlah semua pada-Nya. Ok masbro dan mbak bro.. 

8 comments:

  1. GALaU...??? apa tuh,,...??? hahahahaha

    ReplyDelete
  2. kak Arya : Oooo saya bebas dari kegalauan kakak.. :D

    Shafira : God Always Listening Always Understanding :D

    ReplyDelete
  3. hahaha,, kok bisa gitu kepanjangannya, Nice Idea,,

    ReplyDelete
  4. Coba kamu perbanyak makan kedondong, siapa tahu galaunya hilang.

    ReplyDelete
  5. Walo Uda ngatoek,,... tp sempatkan diri Berkoment Ria di mari,,.. hihihihii.. Keep Blogging

    ReplyDelete
  6. Pradika: Iyaa haha
    Dinnar: Hmm mengapa harus kedondong?
    Shafira: Terimakasih udah mampirr makasih yaa :)

    ReplyDelete
  7. sepertinya benar, hehehehehehe

    ReplyDelete

Jangan diem aja, komen juga dongg :D