Sunday, 18 November 2012

Semua Bisa Jadi Pahlawan

Holaa..
Bulan Nopember kan masih belum berakhir. Gak ada salahnya buat ngeposting tentang PAHLAWAN dong ya!

       Dulu, pas aku masih kecil, yang namanya kepahlawanan itu masih kental disuguhkan di berbagai media hiburan. Misalnya aja tontonan di tipi. Dulu ada yang namanya Wiro Sableng, Si Buta dari Goa Hantu, Saras 008, Panji Manusia Millenium dan Anak Ajaib. Mereka adalah tokoh pahlawan yang gak boleh dilewatkan untuk ditonton. Gak boleh ditinggalin satu episode pun.*halah. 

hahaha ngakak sumber gambar

       Hal ini gak ubahnya kuberlakukan buat tontonan impor kayak Satria Baja Hitam, Power Rangers, Ultraman dan semacamnya. Dan juga, tokoh-tokoh Marvel dan DC comics kayak Superman, Batman, Spiderman dll kalo bisa nonton hasil pinjam dvd temen. Biar nebeng yang penting ngeksis. Berasa gahol gemana geto kalo pas ngobrol-ngobrol ngomongin tontonan-tontonan ini (obrolan sengit anak SD) Alhasil berkat tontonan itu aku tumbuh menjadi anak yang penuh dengan jiwa kepahlawanan yang tinggi. Bahahaha. *ala pahlawan bertopeng.
 

        Pahlawan gak melulu membela kebenaran membasmi kejahatan dan melindungi dunia dari serangan monster-monster jahat. Gak melulu mesti punya kekuatan atau menggabungkan kendaraan terus bisa jadi robot besar. Gak.. gak sebatas itu men. Itu cuma sebatas fiksi!

Ultraman lawan Gomora sumber gambar

       Nyatanya, di Indonesia, mana ada yang kayak gitu. Yang ada pahlawan nasional, pahlawan reformasi dan pahlawan revolusi yang beberapa di antara mereka bisa kita temukan di beberapa lembaran mata uang Rupiah Indonesia. Terkecuali mata uang 500-an lembar yang objeknya lagi petantang-petenteng di atas dahan pohon yang rindang itu. Apa kabarnya ya uang 500-an itu, masihkah ia beredar? Sudahkah ia harus terganti dengan keberadaan uang logam? Hanya Bank dan Tuhan yang tau.


       Kembali ke pahlawan. Secara garis besar, pahlawan adalah orang yang sangat berjasa memperjuangkan dan mempertaruhkan harta, jiwa dan raganya demi kepentingan Bangsa dan Negara untuk kehidupan Bangsa dan Negara yang lebih baik. Nah, semisal pahlawan nasional, pahlawan reformasi dan pahlawan revolusi. Tapi, sekarang makna pahlawan udah mengalami perluasan makna. Jadi makna pahlawan itu gak harus identik dengan mempertaruhkan jiwa raganya di medan perang demi mempertahankan kemerdekaan. Toh, Indonesia udah merdeka. So, gak berarti pahlawan itu udah punah! Meneladani perjuangan dari pahlawan yang telah gugur mendahului kita, menurutku sekarang pahlawan itu bisa jadi siapa aja. Siapa aja yang dengan tulus ikhlas BERJUANG dengan bersungguh-sungguh demi kemajuan dan kepentingan bangsa emm mungkin lebih tepatnya gak cuma bangsa aja, tapi demi keluarga dan juga untuk kebaikan dirinya sendiri. Itu baru pahlawan!

Could everybody becomes a hero?

 

        Bisa, jadi polisi, tentara, guru, dokter, petani, nelayan, pedagang, presiden, pilot, semuaaa profesi adalah pahlawan! Profesi yang dihalalkan tentunya kan. Semua profesi ini berguna bagi kepentingan bangsa dan negara terutama kesejahteraan masyarakat suatu bangsa/negara itu sendiri. Mengingat bahwa tak ada manusia yang dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Dengan peran dari fungsi masing-masing profesi yang beragam turut membantu mensejahterakan kepentingan masyarakat bukan? Jadi, jangan takut bermimpi untuk bercita-cita menjadi apa saja! We can do it, make it comes true and then we’ll be a hero!

       
       Sebenernya dengan perjuangan kita sebagai pelajar pun misalnya. Kita udah bisa disebut pahlawan loh! Coba bayangin aja berapa banyak waktu yang udah kita korbankan buat belajar? Seberapa gigih upaya kita dalam menjawab dan memecahkan soal-soal UN, SNMPTN dll. Seberapa jauh jarak yang kita tempuh demi menuntut ilmu di kota orang (misalnya). Hmm perjuangan banget kan tuh. Itu semua demi apa? Demi takdir di masa depan! Kita pasti berharap masa depan kita lebih cerah kan... Emang siapa yang mau punya masa depan suram? Haha. Maka dari itu dengan ilmu yang didapat setelah menempuh pendidikan kelak dapat mengubah takdir kita, keluarga bahkan bangsa Indonesia kita tercinta ini.

      
      And the last most important heroes banget in our life are our beloved parents yang udah memperjuangkan kita hidup di dunia ini dengan keadaan yang layak selayak-layaknya. Memperjuangkan kebutuhan hidup dan pendidikan kita dengan seluruh kasih sayang dan jerih payah mereka. Hebat banget kan.. Salah kalo selama ini kita pernah punya pikiran yang ngerasa terbebani dengan seluruh aturan dari orang tua. Semua orang tua pasti selalu memberikan dan menginginkan yang terbaik buat anaknya. Jika selama ini mereka terlalu ribet banget ngurus-ngurus kehidupan kita yaaah itu udah mutlak karena mereka hanya ingin kita BAHAGIA. Coba itung deh berapa banyak kebahagiaan yang udah dikasi orang tua ke kita? Bisa itung? Gak bisa kan.. Terus sekarang apa yang udah kita kasih ke ortu kita? Berapa banyak kebahagiaan yang bisa kita kasi ke mereka? Apakah sebanding?? Jawabannya gak akan pernah sebanding! Karena kasih mereka tak terhingga sepanjang masa. Kita akan merasakan hal yang sama ketika emm mungkin kalau udah punya anak kali ya *woot kenapa jadi jauh banget gini mikirnya. Jelas kan. Orang tua adalah pahlawan yang hebat. Hayoo siapa yang gak mau jadi orang tua?

      
     Oleh karena itu.. Sekarang kewajiban kita (bagi pelajar) adalah bersungguh-sungguh belajar. Yang bekerja ya sungguh-sungguh bekerja. Dengan begitulah cara kita berterima kasih kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Tanpa perjuangan mereka, belum tentu Indonesia merdeka. It's mean that belum tentu sekarang kalo tidak berkat para pahlawan kita bisa sekolah, kita bisa bekerja, bisa hidup dengan tenang.  Mari kita jadi pahlawan! Setidaknya bagi diri sendiri dan semoga berguna bagi orang lain. Untuk Keluarga dan Bangsa kita di kemudian hari AMIIN.. 

20 comments:

  1. neng, bapak kamu mantan pahlawan eah....
    .
    karna kau telah memperjuangkan hatiku'
    gkgk....
    mantep deh postingannya, lagi-lagi serius tapi bawaannya seru...

    ReplyDelete
    Replies
    1. *eyaaa
      Gak, bapakku selamanya pahlawanku :)
      thanks..

      Delete
  2. selamat hari pahlawan kawand,..,
    BeTeWe, gambar yang di uang Rp.500 itu pahlawan apa ach?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu gambar monyet, bisa aja itu pahlawan bagi bangsa dan negaranya, negara monyet, kayak film "The planet of the apes" misalnya hahaha.

      slmat hr pahlawan ^^

      Delete
  3. semua profesi adalah pahlawan. saya setuju dengan opini ini.

    ReplyDelete
  4. wah kita satu hati nih, heheee pahlawan Gw pahlawan bertopeng #sinchan
    bener bgt kita semua tuh bisa jadi Generasi pahlawan Indonesia dengan berbuat sesuatu yg berguna bagi bangsa Indonesia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap semua pasti bisa jadi pahlawan :)

      Delete
  5. bener banget tuh, pelajar juga pahlawan Q^Q *terharu

    berapa banyak hal yang rela kita korbankan demi belajar. dan semua itu demi masa depan :)

    keren banget postingannya ><b

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya.. ortu menyekolahkan kita supaya bener2 belajar dan itu semua demi masadepan kita ^^

      Delete
  6. Bener sob.
    Cara kita membalas kebaikan orang tua adalah tidak menyia-nyia kan kesempatan yang mereka berikan untuk kita.
    Karena kebahagiaan mereka adalah ketika mereka bisa mengucapkan "Itu adalah anak ku :) " ketika melihat kita sukses.
    bukan "Itu adalah anak ku :(" Ketika kita gagal

    salam solid

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebanggaan orang tua adalah keberhasilan anak-anaknya. Bener-bener jadi anak gagal yang tega membiarkan orang tua kecewa atas kelakuan kita ketika berbuat buruk di hadapan mereka u.u

      Delete
  7. kyknya setiap org butuh pahlawan, tp jarang yg mw jadi pahlawan

    btw salam kenal & follback sis

    ReplyDelete
    Replies
    1. sifat dasar manusia tuh "maunya yang enak-enak aja". Ingin diperjuangkan tapi tak mau berjuang.

      Delete
  8. Akhirnya nemu postingan yang isinya bener2 niat dan ditulis dengan bagus... :D pembukaannya keren. Gue jadi keinget sama superhero asli Indonesia di jaman dulu. Kalo sekarang semuanya udah kekubur sama keberadaan action hero Hollywood... #eh

    Yok ah bergerak untuk tujuan positif. Demi meneruskan perjuangan pahlawan di masa lalu... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bang Glen :D

      Tergerus sudah keberadaan mereka. Mirisnya, perfilman dan persinetronan Indonesia udah gak memproduksi tokoh-tokoh kepahlawanan yang bisa memotivasi anak-anak Indonesia menuju generasi hijau yang positif. Malah memotivasi mereka untuk cinta-cintaan sebelum waktunya dan bergaya-gayaan dan mengesampingkan pelajaran. -_-'

      setuju..

      Delete
  9. halo, apa kabar Youko? :)
    jadi inget sama Saras 008 zaman SD dulu :'), ah miris sekali sekarang kepahlawan di era begini rasanya sangat jarang ada -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah baik sistaa :))

      gak jarang kok, buktinya kita masih ada.. hahaha

      Delete
  10. sebelumya salam kenal ya nur...
    baca postingn ini jadi ingat dengan panji MM, pengen sekali nonton lagi. . .oya, uang 500 kek gitu aku masih punya 2 lembar..#OOT
    ngomongin pahlawan, Mereka adalah segalanya...

    ReplyDelete
  11. Wow... Jadi inget masa kecil dulu yang selalu disuguhi tontonan power ranger, ultraman, dan teman-temannya. Sekarang pada kemana ya mereka?
    OOT

    Salam kenal yaaa... :)

    ReplyDelete

Jangan diem aja, komen juga dongg :D