Sunday, 5 July 2015

Jangan Mau Hidup Dalam Kesia-siaan

It's always to be good to start doing something in the morning, right? tetapi ternyata our current mood just appeared and disappeared then niat baik will be gone perlahan-lahan. (*sorry bahasa inggris kacau). Sebenarnya ini merupakan awal baru yang sudah ingin aku realisasikan semenjak tahun-tahun sebelumnya. Tentunya setelah selesai dari belenggu sekeripsi. OK, lupakan!

Membiasakan Diri Untuk Menulis: Yap, terasa gampang sekali dilafalkan. Tapi entah akan bertahan lama ato nggak untuk dilakukan. Kita liat saja nanti. (sorry, lanjuut)


Well, setelah aku memutuskan diri untuk resign dari kerjaan terasa ada sesuatu yang kurang. Aku merasa menjadi orang yang gak berguna di dunia. Aku hanya kuliah pulang, nganggur dan ngegambar. Iya.. itu doang~ Hasil tabungan beasiswa+upah ngasdos yang selama ini kuandalkan untuk bayar spp dua semester lalu aku rasa nggak akan bisa ngecover sppku untuk dua semester berikutnya. Upah commission dari ngegambar juga gak bisa dijadiin pegangan. Belum lagi kalo udah ngiler pengen jajan ini itu, beli ini itu, keperluan gambar, dst. Mau minta sama orang tua? No! Minta duit buat kost2an aja rasanya malu banget. Helloo kamu udah sarjana mbak! Sarjana! Iyap, itu tamparan keras bagiku yang sedang nganggur ini. Kadang ada juga sih orang yang nyeletuk "Kamu enak ya, masih bisa minta kuliah sama orang tua!" Dalam hati pengen banget ngomong gini: Andai aja kamu tau, aku sama sekali nggak mau ngebebanin orang tuaku. Udah sejak semester 4 saat kuliah S1 kuputuskan buat nyambung kuliah lagi. Dan berjanji kepada Bapakku aku akan berusaha membayar spp sendiri dari hasil tabungan entah itu beasiswa atau hasil kerja. Tolong jangan mudah berbicara ketika kamu tidak tau kebenarannya! Tapi aku cuma bisa ngebales dengan senyuman~ toh nggak semua hal yang kita lakukan itu harus diumbar-umbar dan dipublikasikan. btw dia juga nggak salah sih, karena dia nggak tau, kan~ 

Sebenarnya mungkin kalian bingung: kenapa aku nggak nyari kerja aja? Kenapa milih nganggur? Kok malah menyibukkan diri dengan menggambar? Apa hubungannya sarjana pendidikan sama nggambar?

Itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang bisa dijejalkan dalam otakku saat ini. Kuliah reguler senin-rabu bikin aku susah buat ngelamar kerjaan. Sementara di sela waktu luang aku belajar nggambar. Menggambar itu hobi. Dunia pendidikan itu basic: pengembanan amanah untuk mengaplikasikan apa yang sudah kudapatkan di bangku perkuliahan. Sebenarnya walaupun sempat merasa salah jurusan aku nggak mau menyesali apa yang sudah kupilih sebelumnya. Toh walaupun nanti akan jadi pengajar atau apapun itu aku berharap hal itu menjadi berkah dan menjadikanku orang yang berguna. Aku yakin semua yang sudah kulewati sampai saat ini nggak akan sia-sia. Doaku untuk saat ini, semoga akhir semester 3 sudah rampung, pendadaran tesis. :) cepat lulus dan cepat dapat kerja.

Nengok ke hobi. Hobi saat ini hanya akan kuperdalam sendiri, dengan karya-karyaku yang memang gak seberapa aku yakin pasti ada peminatnya tersendiri. Seenggaknya walaupun udah mulai jarang-jarang ada yang order commission, aku masih bisa mengungkapkan apa yang kupikirkan, apa yang pengen aku ekspresikan lewat gambar-gambarku :) dan tentu saja selalu berharap setiap orang bisa menikmatinya. Sempat masuk koran "Kaltim Post" di kolom Lintas Kampus karena hobiku ini. Hal ini membuatku mendapatkan banyak pujian "waah keren, amazing, cetar, hebat, keren banget otak kanan sama otak kirinya seimbang, dll" Padahal.. apalah aku. Aku masih merasa sangat kurang banyaaak sekali. Pujian pujian itu sebenarnya gak pantes mendarat di telingaku. Tapi.. semoga ada aja temen-temen lain yang terinspirasi. ya itupun kalo ada

Sejatinya hanya ada satu yang Maha Keren, Maha Hebat, Maha Segalanya. Dari-Nyalah kita bisa mendapatkan semua ini. Apapun itu, siapapun kamu.. itu hanyalah titipan Dari-Nya. Nggak pantes banget kita menyombongkan diri dan berjalan dengan angkuh memamerkan apa yang kita punya, apalagi sampe merendahkan dan meremehkan orang lain, cih!. merasa hebat dan keren. Toh di alam kubur semua itu nggak berguna. hehe sama sama mengingatkan :) 
Sekian mungkin hanya itu sekedar luapan perasaan yang kurenungkan selama ini, terkesan sotoy emang tapi bukan bermaksud apa-apa. Hanya ingin berbagi semoga varokah :v. Mungkin sedikit yang bisa dipetik dari tulisan ini;
  • Untuk temen-temen yang sekarang lagi ngerasa hampa karna status pengangguran masih melekat; yakinlah dengan usaha dan doa bakalan dapet kerjaan yang berkah.
  • Untuk temen-temen yang sudah mapan, selalu bersyukur ya.. semoga kerjaannya juga berkah dan halal tentunya! Jangan lupa sedekah vroh-sis~
  • Untuk temen-temen yang ngerasa lagi keren, sekali-kali boleh merasa tapi jangan sombong. sesungguhnya setiap orang itu punya tingkat kekerenan masing-masing. Keren tapi gak berguna buat orang lain sama aja boong. Keren itu bisa berguna dan bermanfaat buat orang lain, gak sia-sia hidup di dunia ini. Bukan hanya mengandalkan kekayaan, kecantikan, kepintaran hanya demi popularitas gaya kekinian semata.
"Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” Sabda Rasulullah, SAW (HR. Thabrani dan Daruquthni)

8 comments:

  1. Duh. Baca tulisan ini jd kena sentil. Aku sering juga bersikap pesimis dlm menjalani kehidupan setelah perkuliahan. Semoga Tuhan melancarkan semuanya

    ReplyDelete
  2. Iya, intinya kudu bermanfaat ya... hehehehehe :)

    ReplyDelete
  3. Artikel lengkap tentang keperawatan, kebidanan, kedokteran dan penyakit ada di woosci.blogspot.com

    woosci.com

    ReplyDelete

Jangan diem aja, komen juga dongg :D